LOGIN

Tanggulangi Stunting, Parepare Bagikan Obat Pencegahan Massal

PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare terus bergerak untuk mencegah dan menanggulangi stunting atau kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya.

Melalui Dinas Kesehatan dan Bappeda, Pemkot Parepare kini mengkoordinasikan pemberian obat pencegahan massal (POPM) dalam upaya mencegah dan menanggulangi stunting di Parepare.

Pertemuan koordinasi berlangsung di Balai Ainun Habibie Parepare, Senin, 30 Agustus 2021, dengan dikoordinir Dinas Kesehatan dan Bappeda, peserta Kepala Puskesmas se-Parepare, Kemenag, dan penanggungjawab program di Dinas Kesehatan.

Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare Dede Alamsyah Wakkang yang menjadi narasumber dalam pertemuan itu mengatakan, kegiatan adalah mengkoordinasikan terkait pemberian obat cacing dalam rangka penurunan angka prevalensi stunting di Parepare.

Dalam pertemuan itu, Dede menganalisa situasi sehingga melahirkan 5 lokasi fokus (Lokus) stunting di Parepare pada 2022. “Di mana ada 20 cakupan indikator sebagai dasar penentuan Lokus tersebut. Sesuai target nasional, diharapkan tahun 2024 angka prevalensi stunting di Indonesia turun ke level 14 persen. Karena sebelumnya menyentuh angka 30 persen lebih,” ungkap Dede.

Tentunya, kata dia, dukungan anggaran penting dalam melaksanakan 8 aksi konvergensi tahun depan, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN (DAK). Lima Lokus stunting di Parepare adalah Kelurahan Ujung Baru, Tirosompe, Bumi Harapan, Lumpue, dan Mallusetasi. (*)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp